Jumat, 08 April 2016

Belajar Hipnosis itu Mudah, Asal...


Gambaran seseorang yang belajar hipnosis, tidaklah semudah seperti orang yang melakukan transfer uang dari rekeningnya ke rekening milik orang lain. Tidak juga seperti seorang guru yang melakukan "transfer" ilmu kepada muridnya dengan cara memancarkan cahaya berwarna-warni dari tangannya lalu masuk ke tubuh muridnya layaknya seperti yang ada pada film atau sinetron di Indonesia.

Lalu jika tidak semudah apa yang baru saja saya jelaskan, apakah belajar hipnosis itu sulit? Tidak. Belajar hipnosis itu mudah, bahkan saya pun hanya butuh waktu tiga jam untuk bisa menghipnosis orang. Hebat, bukan? Tidak hebat, karena semua orang pasti bisa melakukan apa yang saya lakukan. Asalkan, tentunya juga harus didasari terlebih dahulu dengan pemahaman-pemahaman dasar tentang hipnosis.

Ketika saya belajar menghipnosis orang, saya memang hanya membutuhkan waktu yang sebentar. Tetapi, tentunya sebelum itu saya sudah menghabiskan banyak waktu untuk mempelajari pemahaman-pemahaman dasar tentang hipnosis. Mulai dari sejarah, konsep dasar hipnosis, tahapan-tahapan menghipnosis, dan sebagainya.  Bagaimana caranya? Saya membeli buku tentang hipnosis, mencari artikel tentang hipnosis di internet, atau mengunduh ebook tentang hipnosis di internet yang sekarang ini banyak sekali disediakan gratis  bagi Anda yang ingin belajar hipnosis. 

Perlu Anda ketahui bahwa mempelajari teori dan berbagai pemahaman tentang hipnosis itu membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan hanya mempelajari praktik hipnosis. Bahkan mungkin Anda bisa menghabiskan bertahun-tahun untuk mempelajari teori-teori tersebut. Mengapa demikian? Jawabannya singkat, karena teorinya sangat banyak.

Kemudian dimana letak kemudahan serta kesulitan mempelajari hipnosis? Pertama saya akan bahas letak kemudahannya. Semua orang bisa mempelajari hipnosis dengan mudah. Asalkan, mau belajar. Kebanyakan orang yang ingin belajar hipnosis hanya bernafsu untuk bisa menghipnosis saja, tanpa mau mempelajari teorinya terlebih dahulu. Ingat! Belajar teori tanpa belajar praktik, tentu tidak akan membuahkan hasil yang baik dan maksimal. Belajar praktik tanpa teori? Apalagi! Lalu bagaimana? Ya belajar teorinya juga. Jangan berharap Anda bisa menguasai hipnosis dengan baik jika Anda tidak mau belajar teorinya. Ketika Anda mengikuti pelatihan atau workshop hipnosis pun pasti Anda akan dibekali dengan pemahaman dasar tentang hipnosis terlebih dahulu.

Kedua. Sebenarnya ini bukan kesulitan, tetapi kebiasaan. Kebiasaan seseorang ketika dia hendak mempelajari hipnosis, selain malas belajar teori adalah malas berlatih atau praktik. Biasanya alasannya adalah malu, atau belum lancar bertutur katanya. Kalau tidak dilatih terlebih dahulu, bagaimana bisa menjadi tidak malu? Bagaimana bisa menjadi lancar? Apa semua itu bisa membaik dengan sendirinya tanpa berlatih? Tidak!

Praktik hipnosis sebenarnya sangat mudah dilakukan. Letak kesulitannya adalah, melawan rasa MALAS. Maka, belajar hipnosis itu mudah, asal... TIDAK MALAS. Jadi, kalau Anda malas belajar dan bermimpi ingin menjadi seorang master hipnotis, segera bangun! Jangan bermimpi lagi. Belajar dulu, berlatih dulu, baru bermimpi lagi dan kejar mimpi Anda. (bds.)
Read More

Review Buku: Dahsyatnya Kata-Kata karya Eric Siregar


Manusia adalah makhluk sosial yang kehidupannya tidak bisa lepas dari manusia lain. Dan komunikasi adalah media yang harus digunakan oleh seseorang untuk menjalin hubungan dengan orang lain. Namun demikian, tidak semua orang bisa melakukan komunikasi dengan baik dan benar. Hal inilah yang terkadang menyebabkan seseorang tidak menyukai atau kurang nyaman dengan orang lain atau orang yang sedang diajak berkomunikasi (lawan bicara).

Di dalam seni hipnosis, ketika subyek atau lawan bicara merasa kurang nyaman dan kurang cocok dengan gaya komunikasi hipnotis (praktisi hipnosis), maka besar kemungkinan orang tersebut akan cukup sulit untuk dihipnosis. Mengapa demikian? Apakah orang tersebut berarti sugestibilitasnya buruk? Tidak sepenuhnya begitu, tetapi bisa juga seperti itu. Yang ini akan saya bahas di artikel lainnya.

Nah, buku "Dahsyatnya Kata-Kata" ini adalah buku yang bisa menjadi solusi berbagai macam permasalahan komunikasi yang tadi saya jelaskan di awal. Buku ini bukan hanya diperuntukan untuk para praktisi hipnosis atau NLP saja, tetapi buku ini diperuntukan untuk semua orang yang ingin menguasai teknik berkomunkasi yang baik dan benar, bahkan teknik yang ada di buku ini juga bisa digunakan untuk memengaruhi pikiran lawan biacara.

Eric Siregar, sang penulis menjelaskan semuanya dengan sangat jelas dan dengan bahasa yang sederhana. Jadi, orang awam pun tidak akan kesulitan untuk memahami isi buku ini. Mulai dari pengantar tentang hipnosis, pikiran sadar, pikiran bawah sadar, area kritik, pengaruh kata-kata, cara mengenali seseorang melalui cara bicaranya, dan masih banyak lagi materi luar biasa di dalam buku ini.

Buku ini sangat saya rekomendasikan bagi Anda yang ingin membuat pasangan, sahabat, atau keluarga Anda menjadi lebih nyaman dan lebih percaya terhadap Anda. Siapapun orang yang ingin Anda "taklukan", Anda bisa melakukannya dengan teknik komunikasi yang diajarkan dalam buku ini. Buku ini bisa dengan mudah Anda dapatkan di toko-toko buku terdekat di kota Anda, atau Anda juga bisa memesannya melalui website Eric Siregar di www.ericsiregar.com. (bds.)
Read More

Selasa, 27 Mei 2014

Story: Chicago Opener


Pada tanggal 26 Mei lalu program Magic Morning dari Bisamgic.com mempertontonkan trik Chicago Opener. Bukan hanya sekali, tetapi trik Chicago Opener ini telah beberapa kali dimainkan di program Magic Morning. Hal itulah yang membuat saya tertarik membahas trik yang satu ini.

Chicago Opener yang juga dikenal dengan nama Red Hot Mama adalah sebuah routine dimana penonton dibebaskan memilih satu kartu (tanpa forcing) kemudian punggung kartu pilihan penonton tersebut berubah menjadi warna yang berbeda dari kartu lainnya di tumpukan. Kartu tersebut kemudian dipisahkan dari tumpukan. Kemudian penonton dipersilahkan lagi memilih satu kartu, kartu tersebut diletakkan di tengah tumpukan. Dan secara ajaib kartu yang berbeda warna yang tadi dipisahkan dari tumpukan tiba-tiba berubah menjadi kartu kedua pilihan penonton.

Versi pertama dari Chicago Opener pertama kali dipublikasikan dengan nama Hot Card Trick No. 1 oleh Al Leech, yang mulai dipasarkan pada tahun 1950 oleh The Irland Magic Company. Trik ini mulai dikenal sebagai Chicago Opener oleh Frank Everhart ketika diterbitkan oleh Frank Garcia dalam buku Million Dollar Card Secrets pada 1972.

Michael Ammar menjelaskan bahwa routine ini mirip dengan ciri khas permainan Dai Vernon, yaitu dua efek transformasi sederhana yang terjadi secara berurutan. Whit Haydn mencatat bahwa pencampuran antara dua metode yang berbeda untuk mencapai efek yang sama (dalam hal ini transformasi kartu) bisa menambah efek mustahil dalam sebuah routine. Berikut adalah contoh performance trik Chicago Opener. (bds.)


Read More

Senin, 26 Mei 2014

Gamarjobat di NET. ONE Anniversary

Ketch (mohawk merah-kiri) & Hiro Pon (mohawk kuning-kanan)

Video OTW minggu ini akan membahas tentang perform dari duo comedy magician asal Jepang, Gamarjobat, yang beberapa hari yang lalu datang ke Jakarta. Duo komedian yang telah memenangkan banyak penghargaan di berbagai festival komedi ini datang ke Jakarta untuk menjadi salah satu performer di acara Net. One Anniversary. 

Dua personil Gamarjobat, Ketch dan Hiro Pon mengatakan bahwa Indonesia adalah negara ke-35 yang dikunjunginya. Walaupun ini adalah kali pertamanya Gamarjobat datang ke Indonesia, duo komedian yang ahli berkomedi sketsa sulap tersebut langsung merebut hati para penonton Indonesia dan berhasil membuat para penonton tertawa geli oleh tingkah mereka di atas panggung. Dan kabarnya, Gamarjobat akan kembali lagi ke Indonesia dan menghibur masyarakat Indonesia dengan aksi lucunya di bulan Desember 2014 nanti. Nah, berikut ini adalah video perform Gamarjobat di acara NET. ONE Anniversary. Selamat menyaksikan dan selamat tertawa. (bds.)


Read More

#WhatTheFact?-7

Monsignor Vincent Foy, penulis buku "Cut Above"
1. George Casaubon adalah nama pena dari Monsignor Vincent Foy, seorang imam Katolik Roma yang juga seorang kolektor benda-benda sulap dan juga seorang penulis buku sulap.
2. Profesor Henderson (Milton H. Grannat) adalah salah satu awak kapal pada saat Perang Saudara. Setelah pensiun dari Angkatan Laut pada penutupan Perang Saudara, ia memutuskan untuk menjadi seorang seorang pesulap.


3. Mac McDonald (1907 - c.1982 ), kreator dari McDonald Aces, adalah seorang pemecah berlian sebelum ia menjadi seorang pesulap.

Makam Rahner Hinson a.k.a Harry Houdini Hinson
 4. Harry Houdini ternyata memiliki seorang keponakan bernama Harry Houdini Hinson, dimana dia adalah seorang pesulap amatir yang meninggal pada usia 21 tahun.

Harry Houdini a.k.a N. Osey
 5.  Harry Houdini menggunakan nama pena "N. Osey" dalam buku Mahatma dan Majalah Sulap bulanan miliknya.

<< Fakta Sebelumnya | Fakta Selanjutnya >>
Read More